“Pejabat Maling” OMBB Minta Audit PUPR Bengkulu

*M.Diamin* : ” _KPK RI dan BPK RI serta APH harus turun kelapangan untuk melihat langsung pekerjaan fisik yang sudah rusak dan tidak sesuai standar pekerjaan”_ 

 

Bengkulu.papua selatan.com

Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo telah memberikan ultimatum akan sikat habis bagi para pejabat maupun perangkat yang berani menjadi penjajah di Negara Indonesia.

 

Hampir disetiap instansi menjadi sorotan lensa wartawan praktik KKN terus bergulir tak henti-hentinya, meskipun dengan adanya efisiensi anggaran. Para koruptor enggan rugi dan tiada takutnya akan berdampak ke terali besi.

 

Pekerjaan fisik di Dinas PUPR kota Bengkulu tahun 2021 hingga tahun 2025 terindikasi adanya praktik dan merugikan keuangan Negara.

 

Ketua umum MPN Ormas OMBB ( Majelis Pimpinan Nasional Organisasi Masyarakat Bengkulu Bersatu) M.Diamin mengatakan ” kami dari Ormas OMBB akan terus memantau pergerakan pemerintah di kota Bengkulu dan diprovinsi Bengkulu,(16/2).

“_KPK RI dan BPK RI serta APH harus turun kelapangan untuk melihat langsung pekerjaan fisik yang sudah rusak dan tidak sesuai standar pekerjaan”_

 

Dari berbagai pemberitaan media Online sepertinya para pejabat khususnya di Dinas PUPR terindikasi adanya back-up mupun tangan besi dari pimpinan seakan cuci tangan.

 

Pengacara Arles Rareral,SH,MH mengutuk keras tindakan para pejabat koruptor di provinsi Bengkulu khususnya kota Bengkulu.

Ia menilai bahwa terindikasi di back-up oleh oknum Aparat Penegak Hukum. Siapapun koruptor harus ditindak tegas, ungkap Arles kepada awak media.

You cannot copy content of this page